Izin lokasi dan pemilihan kota
Izin lokasi bersifat opsional; kamu bisa memilih kota secara manual dan tetap mengikuti jadwal salat.
Langkah demi langkah
Pilih kota secara manual
Buka pemilih lokasi di aplikasi, cari nama daerahmu, lalu pilih dari daftar. Di Indonesia daftarnya mencakup banyak kota dan kabupaten, jadi cari nama daerah yang tertera pada jadwal masjidmu, bukan hanya nama kota besar terdekat. Setelah memilih, periksa nama yang tampil di layar utama agar kamu yakin pilihanmu tersimpan.
Nyalakan atau matikan lokasi otomatis
Kalau kamu ingin aplikasi mengikuti lokasimu sendiri, nyalakan lokasi otomatis dan berikan izinnya lewat pengaturan ponsel. Kalau kamu lebih suka menetapkannya sendiri, matikan saja dan pilih kota manual. Keduanya sama-sama bekerja; yang penting kamu tahu mana yang sedang aktif.
Periksa lokasi setelah bepergian
Setelah pindah kota atau pulang dari perjalanan, periksa kota yang sedang terpilih sebelum menyimpulkan jadwalnya keliru. Dengan pilihan manual, kota tidak berubah sendiri. Dengan lokasi otomatis, kota bisa berubah ketika lokasi baru diperoleh, dan itu memang yang diharapkan.
Ketahui ke mana lokasimu dikirim
Lokasi dipakai untuk menghitung jadwal salat dan arah kiblat, dan untuk itu dikirim ke server kami. Pencarian masjid memakai data tempat Google Places, sehingga kuerinya dikirim ke layanan tersebut. Laporan kerusakan dikirim lewat Sentry. Kami tidak menayangkan iklan dan tidak memakai pelacak iklan; rinciannya ada di halaman kebijakan privasi.
Pertanyaan yang sering diajukan.
Apakah saya harus memberi izin lokasi agar jadwalnya benar?
Kenapa kotanya berubah sendiri?
Masih belum selesai?
Kirim surel ke info@ezanim.app dan kita persempit masalahnya bersama.
