Catat salat, qadha dan puasa di satu tempat

Pencatat salat membantumu melihat perjalanan ibadahmu menurut tanggal, tanpa harus mengingat sendiri. Kamu bisa menandai salat yang sudah dikerjakan, mencatat qadha yang masih tersisa dan menyimpan tanggal puasa. Panduan ini menjelaskan cara memakainya dan di mana catatanmu tersimpan.

Tandai salat yang sudah dikerjakan

Buka tampilan pencatatan, pilih tanggalnya, lalu tandai salat wajib yang sudah kamu kerjakan: Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib atau Isya. Di tampilan ini, salat hari ini baru bisa ditandai setelah waktunya masuk, sedangkan hari-hari dalam setahun terakhir bisa diubah kapan saja. Kamu juga bisa menandainya langsung dari widget pencatat tanpa membuka aplikasi. Penandaan ini adalah catatan pribadimu, bukan penilaian: aplikasi tidak mengubah apa pun selain angka yang kamu masukkan sendiri.

Pakai catatan qadha

Catatan qadha dibuka dari baris “Buku Qadha” di bawah daftar salat harian pada tab Salat di layar Catatan salat. Di sana sisa qadha dihitung terpisah untuk Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan, bila kamu mau, Witir. Angkanya bisa kamu masukkan sendiri dengan langkah 1, 10 atau 100, atau kamu isi rentang waktu dalam tahun, bulan dan hari untuk mendapat perkiraan bagi tiap waktu salat (setahun dihitung 365 hari, sebulan 30 hari); ini perkiraan, bukan perhitungan fikih. Setiap kali menunaikan qadha, tekan “Sudah” dan penghitungnya berkurang satu; riwayat aktivitas mencatat langkahmu, dan langkah yang keliru bisa dibatalkan. Kalau kamu memperbaiki angka awal di kemudian hari, periksa apakah sisa yang tampil sudah sesuai dengan perbaikan itu.

Catatan puasa

Di tab Puasa kamu bisa menyimpan tanggal puasa Ramadan, qadha maupun puasa sunah, lalu melihatnya di kalender bulanan; hari ini dan hari-hari dalam setahun terakhir bisa dipilih, dan catatan yang keliru bisa dibatalkan. Pengingat puasa di bagian Pengingat bersifat pilihan dan nonaktif secara bawaan. Untuk catatan harian yang lebih luas, jurnal pribadi bisa menyimpan suasana hati, catatan singkat dan foto.

Di mana catatanmu tersimpan

Catatan disimpan lebih dulu di perangkatmu dan bisa dipakai tanpa akun. Kalau kamu membuat akun gratis dan masuk, preferensi dan kemajuanmu bisa disinkronkan antarperangkat. Sebelum berganti ponsel atau menghapus aplikasi, pastikan sinkronisasinya selesai. Kontribusi di ruang khatam atau zikir bersama terpisah dari catatan pribadi ini dan terlihat di alur ruangnya sendiri.

Pertanyaan yang sering diajukan.

Apakah aplikasi menghitung sendiri jumlah qadha saya?

Tidak secara pasti. Kalau kamu memasukkan rentang waktu yang terlewat dalam tahun, bulan dan hari, aplikasi menyarankan angka perkiraan untuk tiap waktu salat; itu bukan perhitungan fikih atas utang salatmu. Perkiraan ini tidak memisahkan keadaan pribadi seperti haid dan tidak mencakup utang puasa; angkanya bisa kamu ubah sendiri kapan saja.

Apakah catatan saya pindah ke ponsel baru?

Kalau kamu memakai akun gratis dan sudah masuk, catatanmu bisa ikut lewat sinkronisasi. Periksa status sinkronisasi sebelum berganti perangkat.